Postingan

Menampilkan postingan dengan label Grup ODOJ 580

KEADILAN

Mutiara Pagi Ketika Nabi Musa bermunajat di bukit Thursina , ia berdoa ; " Ya Allah ...Engkau Maha Adil, tunjukkanlah keadilan Mu padaku ... " Allah pun menjawab ; " Hai Musa ... Jika Aku menampakkan keadilanKU padamu, engkau tidak akan sabar dan tergesa gesa menyalahkan Ku. " Lalu Musa menjawab : "Dengan taufik Mu, aku akan sabar menerima dan menyaksikan keadilanMu." Allah berfirman : "Pergilah engkau ke sebuah mata air, bersembunyilah di dekatnya dan saksikan apa yang akan terjadi... " Musa pun pergi ke mata air yang di maksud. Tak lama kemudian, datanglah seorang penunggang kuda, lalu turun untuk minum air. Saat itu si penunggang kuda sedang membawa sekantong uang. Dengan tergesa gesa, ia pergi sehingga lupa membawa kantong uangnya. Tak lama kemudian, datanglah seorang anak kecil untuk mengambil air. Ia melihat kantong itu lalu bocah itu mengambilnya dan terus pergi. Setelah anak itu pergi, datanglah seorang kakek buta. Si kakek bu...

KETIKA ISLAM BERJAYA

🌵 Ketika kita berjaya… Surat dari Kaisar Romawi kepada Mu’awiyah : “Kami mengetahui apa yang terjadi antara kalian dengan Ali bin Abi Tholib , dan menurut kami, kalian-lah yang lebih berhak menjadi khalifah dibanding dia (Ali bin Abi Thalib). Kalau kamu mau, akan kami kirimkan pasukan untuk membawakan kepadamu kepala Ali bin Abi Thalib. " Mu’awiyah menjawab surat tersebut: Dari Muawiyah kepada Heraklius (Hiroql): “Apa urusanmu ikut campur urusan dua saudara yang sedang berselisih? Kalau kamu tidak diam, akan aku kirimkan pasukan kepadamu, pasukan, yang mana bagian terdepan berada di tempatmu dan yang terakhir berada ditempatku ini, yang akan memenggal kepalamu dan membawakannya kepadaku, dan akan aku serahkan ke Ali.” 🌵 Ketika kita berjaya… Khalid bin Walid mengirim surat kepada Kaisar Persia : “Peluklah agama Islam maka kalian akan selamat, atau akan aku kirimkan kepadamu pemuda yang cinta kematian sebagaimana ka...

BALASAN BAGI MEREKA YANG BERBUAT BAIK

🌹🐝 NOTULENSI SIRUP 🐝🌹 🏡 Group UK & SIRUP 📆19  Agustus 2016 ⏰19.30 sd 21.30 📚 Balasan Untuk Orang Yang Berbuat Baik 👳🏽Ustadz Endri 🎤Zul _DTE Kormin 📝 Hary_DTE Kormin ========================== بسم الله الر حمن الر حيم إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْه ...

Mengapa Membaca Al-Qur'an Itu Penting?

Semalam liat tayangan di tv, tapi kurang dengar jelas. Alhamdulillah dapat dari grup ODOJ. Repost Karena menurut survey yang dilakukan oleh dr. Al-Qodhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan ayat suci  al-Qur'an baik bagi  yg mengerti bahasa Arab atau tidak, ternyata memberikan perubahan fisiologis yang sangat besar.  Termasuk salah satunya menangkal berbagai macam penyakit. Hal ini dikuatkan lagi oleh Penemuan Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Lalu, mengapa di dalam Islam, ketika kita mengaji disarankan untuk bersuara? Minimal untuk diri sendiri alias terdengar oleh telinga kita. Berikut penjelasan logisnya : ✅ Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini  akan menimbulkan potensi penyakit di berbagai bagian tubuh... Nah... Sel-sel yang rusak ini harus digetarkan kembali untuk mengembalikan keseimbanganny...

Menasehati Tanpa Melukai

☕ ☕ "Jika engkau inginkan kebaikan pada saudaramu Maka ajaklah ia tuk bergandengan Dan beriringan menuju jalan-Nya Bertuturlah dengan baik Berilah senyuman tatkala ia tak peduli Tunggulah ... Bersabarlah ... hingga pintu itu terbuka Jangan kau paksa ... dan jangan pula kau marahi Sebab nasehat itu akan berubah menjadi pisau yang tajam Yang hanya membuat goresan di hati Dan akan membuat lari Jangan kau paksa ... dan jangan pula kau marahi Sesungguhnya hidayah itu ada di tangan Sang Rabb Yang Maha Membolak-balikkan hati" ❣❣❣❣❣❣❣

Racun Yang Paling Berbahaya Untuk Hati

4 racun yg paling berbahaya untuk hati : 1. Berlebihan dalam berbicara Banyak berbicara adalah salah satu faktor yang menyebabkan hati menjadi keras, sebagaimana sabda RasuluLlah ﷺ, ”Janganlah memperbanyak kata (bicara) selain dzikruLlah, karena banyak bicara selain dzikruLlah menjadikan hati keras. Dan orang yang terjauh dari Allah adalah yang berhati keras.” [HR. Tirmidzi dari Ibnu Umar]. 2. Berlebihan dalam memandang sesuatu (terutama yang haram) Allah ﷻ telah memerintahkan kepada setiap mukmin dan mukminah untuk menundukkan pandangannya, karena yang demikian itu lebih suci bagi hati mereka, dan juga mereka akan merasakan manisnya iman, sebagaimana sabda RasuluLlah ﷺ, “Barangsiapa yang menahan pandangannya karena Allah, maka dia akan diberikan oleh Allah rasa manisnya iman yang ia rasakan dalam hatinya, sampai dimana ia manghadap kepada-Nya.” [HR. Ahmad] 3. Berlebihan dalam makan Sedikit makan dapat melunakkan hati, menajamkan otak...

Titipkan Anak Kita Pada Allah

Bismillaah #sharing فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا ...

Tentang Ikhlas

Ibnu Qayyim pernah berkata, "Jika kamu melihat keikhlasan dalam perbuatan ikhlasmu, maka keikhlasanmu harus di ikhlaskan lagi." Saudari syurgaku... Ikhlas bukan perkara mudah dan ada dalam wilayah hati. Ikhlas adalah bagian diri saat berupaya melakukan amalan. Namun adalah kehendak Rabb untuk menilainya. Kita tak tahu apakah diri ikhlas atau tidak saat melakukan amalan. Bahkan Ibnu Qayyim menegaskan dlm pernyataannya tadi, saat diri memiliki anggapan bahwa apa² yg dilakukan sudah ikhlas, justru mungkin pada saat itulah, belum ikhlas. Urusan diri adalah TERUS BERAMAL, bukan menghentikan aktifitas ibadah karena khawatir terjangkit riya saat melakukannya. Fudhail Bin Iyadh rahimahullah berkata: “Beramal karena manusia adalah syirik, meninggalkan amalan karena manusia adalah riya’ dan ikhlas adalah Allah menyelamatkanmu dari keduanya”. Umar ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ pernah menyampaikan jika diri dalam kondi...

Ambil bagianmu

Ambil Bagian, Jangan Tinggal Diam Ada kisah yang menceritakan seekor burung pipit di zaman Nabi Ibrahim Alaihi Salam Tatkala kekasih Allah itu dibakar oleh Namrudz yang kejam, burung kecil ini berusaha melakukan sesuatu dan tidak tinggal diam. Dia angkut air dengan paruhnya yang kecil untuk memadamkan kobaran api besar yang disulut raja lalim. Berulang-alik dia mengangkut air, dan pasti, usaha itu tidak memadamkan api yang sangat besar. Burung-burung lain bertanya pada pipit kecil, mengapa dia melalukan itu? Tak berguna dan tidak memberi hasil. Begitu kata mereka. Tapi burung pipit kecil memberikan jawaban yang sangat luar biasa. "Mungkin air yang kubawa tidak akan memadamkan api di bawah sana. Tapi jika nanti Allah bertanya, maka aku bisa memberikan jawaban. Bahwa aku tidak tinggal diam. Aku telah melakukan sesuatu!" Jangan berdiam diri, ambil bagian dalam dakwah dan perjuangan. Besar kecil tak jadi soal. Sebab Allah yang menilai dan memandang. Sahabat Bilal bin Rabba...

Usia dan Cinta

USIA dan CINTA @salimafillah Apa makna usia bagi cinta? Bagaimana jika seorang pemuda gagah yang diambilputra oleh lelaki mulia, menikahi pengasuh ayah angkatnya? Aneh memang, sungguh wanita itu seangkatan neneknya. Apa yang menyebabkan dia merundukkan hati dan kemudaan untuk menjadikannya pasangan jiwa? Tapi dalam hidup; mungkin memang ada yang lebih tinggi dari cinta. Mungkin itu yang ditemukan si pemuda dalam sabda ayah angkatnya, "Siapa yang ingin menikahi wanita ahli surga", ujar Sang Nabi suatu hari, "Nikahilah Umm Aiman." Maka Zaid pun maju, tanpa ragu. Dulu saat Sang Nabi ditinggal wafat Bundanya, Ummu Aiman yang menggendongnya dari Abwa' ke Makkah. Kelak dia imani risalah bocah asuhannya itu. Sementara Zaid ibn Haritsah adalah sahaya Khadijah yang dihadiahkan pada Rasulillah; jadilah dia pemuda utama di barisan cahaya. Kita takjubi nikah bersenjang umur ini; juga karena dari pernikahan mereka akan lahir Usamah ibn Zaid. Kelak dia menjadi panglima...

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS

Θ BUTUH batu kerikil supaya kita BERHATI-HATI.. Θ BUTUH semak berduri supaya kita WASPADA.. Θ BUTUH Pesimpangan supaya kita BIJAKSANA dalam MEMILIH.. Θ BUTUH petunjuk jalan supaya kita punya HARAPAN tentang arah masa depan.. •• Hidup Butuh MASALAH supaya kita tahu kita punya KEKUATAN.. •• BUTUH pengorbanan supaya kita tahu cara BEKERJA KERAS.. •• BUTUH airmata supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI.. •• BUTUH dicela supaya kita tahu bagaimana cara MENGHARGAI.. •• BUTUH tertawa dan senyum supaya kita tahu MENGUCAPKAN SYUKUR.. •• BUTUH orang lain supaya kita tahu kita TAK SENDIRI.. Jangan selesaikan MASALAH dengan mengeluh, berkeluh kesah, dan marah-marah. Selesaikan saja dengan sabar, bersyukur, dan jangan lupa TERSENYUM. Teruslah MELANGKAH walau mendapat RINTANGAN, Jangan takut.. Saat tidak ada lagi tembok untuk bersandar, masih ada lantai untuk bersujud. Perbuatan baik yang paling semp...

SYAWWAL MENAMPARKU

– Renungan Setelah Ramadhan.1437 H. Semalam, ketika mataku hampir terpejam, gelap diantara dua gelap. Lampu kamar yang rusak dan kelopak mata yang memberat. Tiba-tiba Syawwal datang menghampiriku, dia menyapa dengan suara serak memilukan. Karena mengantuk kujawab sapanya ala kadarnya. Aku penasaran kenapa suaranya serak pilu, sementara manusia diluaran berbahagia. Apa dia hanya berpura-pura mempermainanku. Kupelototkan bola mata untuk mengusir rasa kantuk dan penasaran. Ternyata dugaanku salah, paras syawwal pucat pasi dengan beberapa tetes air mata yang menyisa di pipinya. Kudekati dia, aku bertanya, "Kamu kenapa wal, apa yang terjadi denganmu, kamu sakit?" "Aku sedang berduka, sedih sekali?" Suara Syawwal serak "Ah kamu mengada-ada syawwal, bagaimana bisa orang-orang bahagia dengan kedatanganmu, engkau malah bersedih?" "Aku benci orang-orang itu, termasuk kamu Ihsan!!" "Benci, ke aku juga?!" "Iya aku benci, benci"!!...

Beberapa Adab dan Sunah Berhari Raya (Bag. 2)

📆 Ahad,  28 Ramadhan 1437 H / 3 Juli 2016 M 📚 Fiqih dan Hadits 📝 Ustadz Farid Nu'man Hasan, SS. 📋  Beberapa Adab dan Sunah Berhari Raya (Bag. 2) 🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁   4⃣ Pergi menuju lapangan untuk shalat Id Shalat hari raya di lapangan adalah sesuai dengan petunjuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, karena Beliau tidak pernah shalat Id, kecuali di lapangan (mushalla). Namun, jika ada halangan seperti hujan, lapangan yang berlumpur atau becek, tidak mengapa dilakukan di dalam masjid. Dikecualikan bagi penduduk Mekkah, shalat Id di Masjidil Haram adalah lebih utama.   Berkata Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah: صلاة العيد يجوز أن تؤدى في المسجد، ولكن أدا...