Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perasaan

Tuan Yang Tak Terjangkau

Halo, Tuan. Sudah kupikirkan ini berkali-kali. Seberapa kerasnya usahaku untuk mendekatimu, menyentuhmu, atau sekedar bertegur sapa denganmu, bahkan untuk melihatmu saja Kau masih tidak dapat terjangkau olehku. Oleh pikiranku sekalipun. Jangankan itu, membayangkan tentangmu saja aku tak sanggup. Entah apa ini, Tuan. Aku pun tak paham. Aku masih tidak tahu Kau menggunakan cara apa sampai aku menjadi semengenaskan ini untuk menginginkanmu. Tapi bagaimanapun caramu, aku akan berusaha untuk itu. Mudah saja, Kau tetap dengan caramu, sementara aku dengan caraku. Bukankah yang sulit untuk didapatkan akan semakin menarik, Tuan? Hahaha Dan kau akan tetap dengan julukanku, Tuan yang tak terjangkau.

Tuan Bermata Teduh

Halo, Tuan bermata teduh. Cuaca terik sekali siang tadi. Tapi tentu tidak denganmu kan? Kau yang bermata teduh itu. Jika melihatmu, perasaan disekitar tiba-tiba menjadi teduh. Nyaman. Tetaplah seperti itu, Tuan. Hanya kau yang kuingini disaat perasaanku sedang kacau balau seperti saat ini. Entah hanya masalah panas terik maupun hujan. Ngomong-ngomong soal hujan, aku sangat suka hujan. Aku suka hujan dimulai dari hawa dinginnya, rintiknya, gerimis manisnya, bahkan sampai derasnya sekalipun. Jika yang lain berlari-berlari dan bermain bersama hujan, aku lebih senang menikmatinya dalam keteduhan. Dan aku menyukai Tuanku yang bermata teduh. Sangat teduh seperti hujan. Sampai diam-diam mencintai dengan sangat dalam. Namun, layaknya hujan, kau datang lalu pergi dan menyisakan genangan. Bersamamu aku nyaman, tidak akan sakit karena bermain hujan ataupun kepanasan. Di saat aku menikmati tiap rintik hujan, kau tetap bersamaku, tidak meninggalkanku dan tidak membiarkanku kehujanan...