Postingan

Menampilkan postingan dengan label Grup Comppas 6

Tangisan Imam Malik Saat Buka Puasa

Imam Malik ibnu Anas pendiri Mazhab Maliki, dalam sebuah riwayat di bulan Ramadhan, pada saat berbuka puasa beliau menangis hingga bercucuran air matanya membasahi janggutnya, lalu salah satu muridnya bertanya.. Murid: "Wahai guruku yang mulia, kenapa engkau menangis sedemikian sedih sehingga menyayat hati kami? Apakah ada di antara kami yang membuat hatimu sedih, atau hidangan ini kurang berkenan?" Imam Malik: "Tidak.. tidak wahai murid-muridku.. sungguh, kalian adalah murid-murid terbaikku dan sangat khidmat padaku, bahkan hidangan ini teramat nikmat buatku" Murid: "Lalu kenapa wahai guru kami yang tercinta?" Imam Malik: "Sungguh, aku pernah berbuka dengan guruku (Imam Ja'far ash Shadiq, cucu Baginda Rasulullah saw), dalam makanan yang nikmat seperti saat ini, dan beliau (Ja'far ash-Shadiq) berkata sambil terisak, "Wahai ibnu Anas (Imam Malik) tahukah engkau, Rasulullah saw terkadang berbuka dengan 3 buah kurma dan air, tapi Beliau...

Kenapa Seorang Mayit Memilih "BERSEDEKAH" Jika Bisa Kembali Hidup ke Dunia?

______________________________ Sebagaimana firman Allah: رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ "Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah..." {QS. /Al Munafiqun: 10} Kenapa dia tdk mengatakan, "Maka aku dapat melaksanakan umroh" atau "Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa" dll? Berkata para ulama, Tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal. Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya... Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,...

Tips Menjelang 10 Malam Terakhir Ramadhan

Berikut tips menjelang 10 malam terakhir Ramadhan yang Arrahmah kutip dari Syaikh Tawfique Chowdhury, CEO Merci Mission, dan diterjemahkan Ustadz Hilman Rosyad Lc. Bismillah. 1. Mulailah dengan niat yang bersih dan tulus. Jika sampai hari ini ibadah terasa belum maksimal, bersiaplah untuk memaksimalkannya. Jika kau benar2 ingin memperbaikinya, masih ada waktu! 2. Hari ini, bacalah tafsir surat Al-Qadr, dan pahami apa yg sesungguhnya terjadi pada lailatul qadr. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya insyaa Allaah. 3. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk mengerahkan segalanya. Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai laylatul qadr terlewati begitu saja. 4. Jangan ikut-ikutan dengan perayaan-perayaan atau kegiatan-kegiatan yang diada-adakan (bid’ah) oleh kelompok-kelompok tertentu. Ikutilah sunnah Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam. Tuntunan beliau adalah: “Barangsiapa yang berjaga (tidak tidur) d...