Postingan

Keluargaku Surgaku, Bukan Terminal

REKAP KAJIAN ONLINE BAJA
OLEH KOMUNITAS THOLABUL'ILMI
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
NARASUMBER : Ustadzah Ummu Azkiya
GROUP : BAJA 2
HARI/TGL : Selasa, 17 Juli 2018
💾TEMA : Keluargaku Surgaku, Bukan Terminal
NOTULEN : Ukhty Elma
-----------------------------------Bismillaahirrahmaanirrahiim❤️KELUARGAKU SURGAKU, BUKAN TERMINAL💜🌻Fungsi keluarga saat ini lebih banyak menjadi terminal, bukan tempat tinggal sehingga mirip dengan keluarga-keluarga di masyarakat barat yang sekuler dan jauh dari agama.💐Kerapuhan dan malapetaka yang tengah mengancam keluarga Indonesia. Kondisi keluarga Muslim saat ini tidak sesuai dengan fungsi keluarga menurut Islam. dibuktikan dengan semakin banyaknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dampaknya Banyaknya perceraian, anak-anak menjadi korban utama. Pola asuh dan proses pendidikan dalam keluarga pada akhirnya gagal membentuk kualitas baik pada kehidupan anak.💐Lebih lanjut politik global yang turut menggiring kearah kehancuran keluarga Convention on the Eliminati…

Kesetiaan dalam Ketaatan

💟REKAP KAJIAN ONLINE JOSH💟
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖NARASUMBER : Ustadz Mukhtar Azizi
💟GROUP : JOSH AKHWAT 9
HARI/TGL : Selasa, 10 Juli 2018
💾TEMA : Kesetiaan dalam Ketaatan
NOTULEN : Ukhty Elma
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖💟 💟 💟 💟 💟 💟 💟Bismillahirrahmanirrahim...Pada suatu hari, Fathimah Radhiyallahu ‘anha (RA) bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, siapakah perempuan yang akan masuk surga pertama kali. Rasulullah menjawab, ”Seorang wanita yang bernama Mutiah.”Tentu saja Fathimah terkejut. Ternyata bukan dirinya, seperti yang dibayangkannya. Mengapa orang lain, padahal dia adalah putri Nabi?Timbullah keinginan untuk mengetahui siapakah Mutiah itu. Apa gerangan yang diperbuatnya sampai mendapat kehormatan yang begitu tinggi?Sesudah meminta izin kepada suaminya, Ali bin Abi Thalib RA, Fathimah berangkat mencari rumah Mutiah. Putranya yang masih kecil, Hasan, menangis ingin ikut. Maka digandengnya Hasan.Tiba di depan rumah yang dituju, Fathimah mengetuk pintu, “Assalaamu’alaikum…!”“Wa’alaik…

Cara Cepat Menghapal Al Quran Dengan 15 Menit

Oleh : Syekh Wahid Abdussalam BaliCaranya sangat sederhana, bisakah anda sisihkan waktu anda 15 menit saja perhari? yang saya mau cukup 15 menit saja, 15 menit dari waktu anda setiap seharinya, 15 menit dari waktumu setiap hari. Dan insya Allah anda dapat menghapal Al-Quran dengan sempurna, saya berkata apa? SEMPURNA. Maaf , sebelum saya sampaikan kepada anda: Bagaimana cara menghapal Al-Quran? Simak dengan seksama kisah berikut ini:Di desa kami ada beberapa akhwat di mesjid ( Khusus wanita ). Mereka mengumpulkan para wanita lansia ( Lanjut Usia ), umurnya sekitar 50 – 60 tahun yang tidak bisa baca dan tulis, hapalan mereka kisaran Al-Falaq dan An Nas, yakni beberapa surat saja, agar shalat mereka sah. Dan hapalan awal mereka surat Al Fatihah dan Al Mu’awwidzat, surah surah pendek dan hapalan bertasyahud. Maka mulailah para ibu ibu datang, lalu ukhti tadi membaca Al Fatihah, dan para ibu2 mengikuti bacaannya dengan diulang2, sampai ibu2 tadi hapal Al Fatihah dengan baik, lalu Mu’awwi…

AMALAN SETELAH RAMADHAN, Menjaga Shalat Malam

•••┈┈•┈┈•⊰✿💟✿⊱•┈┈•┈┈•••Alhamdulillah malam ini Kita Telah Berkumpul Kembali Untuk Menyimak Kajian Bersama Narasumber KitaUstadzah Virgawati DewiSemoga Dengan Izin Allah Ta'ala.. Acara Kita Malam Ini Bisa Berjalan Dengan Lancar..

Aamiin Yaa Rabbal'Alamiin...•••┈┈•┈┈•⊰✿💟✿⊱•┈┈•┈┈•••
‬⭐ AMALAN SETELAH RAMADHAN
Menjaga Shalat Malam
____________________Bismillah was shalatu was salamu 'ala Rasulillah, wa ba'duInilah penyakit yang diderita oleh kaum muslimin setelah Ramadhan. Ketika Ramadhan masjid terlihat penuh pada saat qiyamul lail (shalat tarawih). Namun coba kita saksikan setelah Ramadhan, amalan shalat malam ini seakan-akan hilang begitu saja. Orang-orang lebih senang tidur nyenyak di malam hari hingga shubuh atau pagi tiba, dibanding bangun untuk mengambil air wudhu dan mengerjakan shalat malam. Seolah-olah amalan shalat malam ini hanya ada pada bulan Ramadhan saja yaitu ketika melaksanakan shalat tarawih.Seharusnya jika dia betul-betul menjalankan ibadah shalat tara…

Indahnya Syurga, Dahsyatnya Neraka

💟REKAP KAJIAN ONLINE JOSH💟
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖NARASUMBER : Ustadzah Novie Astriana
💟GROUP : JOSH AKHWAT 5⃣
HARI/TGL  : Ahad, 08 Juli 2018
💾TEMA : Indahnya Syurga, Dahsyatnya Neraka
NOTULEN : Ukhty Elma
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖💟 💟 💟 💟 💟 💟 💟Bismillahirrahmanirrahim...Salah satu di antara pokok keyakinan Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah mengimani keberadaan Surga (Al Jannah) dan Neraka (An Naar). Salah satunya berdasarkan firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir. Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya..” (QS. Al-Baqarah : 24-25).Mengimani surga dan neraka berarti membenarkan dengan pasti akan keberadaan keduanya, dan meyakini bahwa keduanya merupakan makhluk yang dikekalkan oleh Allah, tidak akan punah dan tidak akan binasa, dimasukkan ke dalam surga segala bentuk kenikmatan dan ke…

DAHSYATNYA TAWAKKAL

Rekap Kajian On Line JOSH(JOMBLO SAMPAI HALAL)Oleh Ustadz Mukhtar Azizi
Hari : Jum'at, 06 Juli 2018
Live dari : Group JOSH IKHWAN 1
Tema : Dahsyatnya Tawakkal
Notulen : Ukhty Elma➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Bismillahirrahmanirrahim...Perbuatan yang benar-benar dilandasi keikhlasan, berbuat hanya karena Allah saja, akan menikmati hasilnya. Buah dari keikhlasan akan tampak pada diri orang-orang yang ikhlas, orang-orang yang ikhlas akan memiliki ketenangan dan kekuatan jiwa. Berjalan pada rel yang lurus karena semua ibadahnya mencontoh Nabi saw. Jika Anda orang yang ikhlas, jangan menyerah, sebab apa pun yang Anda lakukan, selama itu perintah agama dan tidak bertentangan dengan agama, maka akan mendapatkan balasan yang tidak bisa diukur dengan materi, termasuk jauh lebih dahsyat dibandingkan kesulitan dan tantangan yang Anda hadapi. Jangan menyerah, ikhlaskan diri dalam beramal.Mencari nafkah itu dalam rangka ibadah kepada Allah sebab kewajiban kita memberikan nafkah kepada anak dan istri. Maka, jangan…